jump to navigation

Republik Mimpi terkesan takut & hati-hati(tayangan 4 Maret 2007) Maret 5, 2007

Posted by Voip Murah in Pendapat.
trackback

Semalam (Minggu 4 Maret 2007 @ 21.30) saya nonton acara favorite saya Republik Mimpi News.com di Metro TV agak aneh dan sangat lain dengan episode-episode yang lalu yang lebih bebas dan luwes. Effendi Ghazali yang notabene sebagai “otak” dari acara ini terkesan sangat hati-hati dan beberapa kali minta maaf. Saya lihat ada beberapa scene yang di “potong” (sunting) pada saat Bapak Amien Rais memberikan pendapat terhadap pemerintah yang tidak suka di kritik biasanya akan cepat “selesai”.

Diancam somasi

Seperti yang diberitakan oleh Detik.com 3 Maret 2007 Bapak Menkominfo Sofyan Djalil mengirim sms ke pada Effendy Gazali. Di dalam sms Sofyan Djalil akan me “somasi” Acara Republik Mimpi ini karena dinilai tidak mempunyai muatan yang membangun dan hanya dipenuhi parodi dan olok-olok.

Sangat menyedihkan sekali di jaman reformasi dan kebebasan berbicara ini ada pejabat yang merasa “tersinggung” pada suatu acara parodi sehingga berniat untuk mensomasi.

Muatan Positif dan membangun

Secara pribadi saya sangat mendukung acara ini, kalau dinilai acara ini tidak ada nilai positif dan olok-olok itu tidak benar. Kalau kita lihat dengan bijaksana di acara ini kita menertawakan diri sendiri, semua isu atau berita yang di bahas itu adalah peristiwa yang riil terjadi di negeri ini tidak ada yang ditambah dan dikurangi. Untuk urusan parodi saya rasa masih di dalam koridor hukum dan etika. Tidak ada kan kita lihat SBY (Si Butet Yogya) sampai buka celana (misalnya) atau Bapak Habudi “menggetok” kepalanya Gus Pur.

Beberapa episode yang lalu Juru Bicara Kepresidenan RI Andy Mararangeng pernah menjadi bintang tamu, dan beliau menyatakan mendukung acara ini selama masih di koridor hukum.

Banyak sekali isu nasional yang dibahas di sini seperti rakyat yang kelaparan sehingga sampai makan nasi aking, terpuruknya transportasi udara Indonesia, korupsi, dll. Sehingga menjadi inspirasi bagi semua anak bangsa untuk memperbaiki dan mengambil tindakan nyata untuk mengatasi semua masalah di atas.

Langka Mundur

Kalau Menkominfo akan mensomasi, ini adalah langka mundur dari semua perjuangan kita. Padahal masih banyak acara lain yang tidak mempunyai muatan apa-apa dan justru mengubar kekerasan, pornografi, dan materialistik yang berselewaran di media namun tidak mendapatkan perhatian dari si Bapak menteri.

Dan tokoh-tokoh negara seperti presiden, mantan presiden, dan menteri bukannya Nabi atau Tuhan yang “haram” di kritik atau divisualisasikan. Legitimasi yang didapat presiden itu dari rakyat yang memilihnya bukan datang dari Tuhan. Jadi sebagai pemilih rakyat berhak untuk menilai, mengkritik atau mengontrol seandainya si presiden salah atau melangkah keliru. Kalau acara ini dinilai sebagai pembunuhan karakter itu tidak 100 % benar karena toh wibawa seorang presiden atau menteri yang diparodikan tidak akan hancur hanya karena acara ini.

Kalau toh Aa Gym meredup populeritasnya karena parodi dari Republik Mimpi namun karena kesalahan diri sendiri. Kalau Yusri Irza Mahendra diparodikan punya istri muda ya kenyataan memang begitu apa hal ini tidak boleh dibicarakan? Apa semua beliau –beliau di atas itu Nabi dan Rasul?

Sekalian saja UU Subversif di berlakukan lagi sehingga kita kembali lagi dunia kegelapan seperti jaman Orde Baru

Dukungan kepada Republik Mimpi

Beberapa dukungan mengalir kepada acara ini untuk tetap teguh dan meneruskan tayangan ini. Seperti dari Gusdur dan Megawati meski mereka juga menjadi objek parodi namun mereka menilai acara ini sangat membangun dan masih di dalam koridor hukum dan etika. Juga Bapak Amien Rais yang menjadi bintang tamu semalam sangat menyesalkan rencana somasi ini. Justu beliau sangat mendukung acara ini sebagai alat kontrol bagi pemerintah dan bangsa ini.

Tekanan dari dalam

Dalam hal ini Effendi Ghazali tidak sendiri, kita lihat saja dukungan Surya Palo sebagai pemilik Metro TV dan sekaligus politisi (baca: fungsionaris Golkar). Apakah Surya Palo akan tegak berdiri demi menegakkan kebenaran atau akan kompromi dengan politik dimana yang di parodikan di acara ini adalah teman-temannya juga.

Saya berasumsi bahwa beberapa perubahan format di acara ini adalah tekanan dari dalam Metro TV sendiri, seperti Republik Mimpi diubah menjadi Kerajaan Mimpi, dan adanya suntingan (baca : sensor) pada beberapa scene yang (mungkin) dinilai “kelewatan”. Habudi yang biasanya di titlenya di tulis sebagai mantan presiden Republik Mimpi, kini hanya ditulis Budi sebagai Tokoh Bangsa

Tapi seharusnya Effendi Ghazali tidak harus “serta merta” merubah format dan “melempem” sehingga originalitas konsep acara ini menjadi bias dan tidak menarik lagi. Seharus beliau (Effendi Ghazali) “keukeu” dengan apa yang dia percaya sebagai kebenaran dan sadar apa yang dia lakukan dijamin oleh UUD 1945 dalam kebebasan berbicara.

Sponsor menarik diri

Agaknya tidak akan adalah semboyan “Bukan basa-basi” yang notabene sebagai jingle dari raksasa industri rokok Sampoerna. HM Sampoerna memutuskan untuk tidak memperpanjang sponsor untuk acara ini, mungkin “terpengaruh” dengan pendapat Menkominfo bahwa acara ini hanya olok-olok dan tidak ada nilai positifnya atau ada desakan dari orang yang berpengaruh

What a pity!, tapi jangan takut Bang Effendi akan banyak lagi sponsor yang akan berdatangan, toh acara anda sudah terkenal kok.

Kita lihat saja

Kita lihat saja apakah Menkominfo jadi melaksanakan niatnya untuk mensomasi acara ini, dan tentunya menteri ini tidak hanya akan berhadapan dengan Effendi Ghazali namun akan berhadapan dengan semua orang di bangsa ini yang memperjuangkan kebebasan berbicara

Komentar»

1. iman brotoseno - Maret 11, 2007

Kayaknya Presidennya aja tenang tenang tuh,,kenapa menterinya kebakaran jenggot ya…

2. dimastidano - Juli 24, 2007

Masyarakat akan menilai pejabat yang diparodikan sebagai pejabat yang berjiwa besar. Karena acara ini penuh dengan kritik membangun.

3. Ikman - Juli 24, 2007

Ok great🙂

4. I Putu Eka Pratama - Oktober 12, 2007

Redaksi/Presiden Repulbik mimpi Yth.Saya sangat senang dan hampir disetiap tayang saya selalu memonton acara News Dot Com.Saya prihatin sekali dengan RI.dimana kebohongan2 semakin menjadi.salah satu Anggota KPU menjadi tersangka.tapi lolos juga.Bupati tersangkit kasus korupsi dilantik juga.Lucu banget Indonesia.Saya hanya menyarankan kepada Republik Mimpi agar diwaktu tayangnya lebih serius.kalo waktu serius serius,kalo waktu santai ya santai….Thanks…
Salam Guseka

5. Ikman - Oktober 23, 2007

#4 I Putu
ok saya setuju

6. Bagur Yusuf - November 27, 2007

Saya ingin kirim surat ke mas Butet Kertarajasa. saya fans sama dia,alamatnya dimana ya?

7. Bagur Yusuf - November 27, 2007

Bagur Yusuf

email: y.bagur@yahoo.co.id

8. E r i k - Desember 18, 2007

Acara TV yang sangat bagus buat perbaikan bangsa dan negara yang sdh kacau – balau ini malah dilarang2.
Acara TV yang justru merusak moral dan generasi bangsa kita malah dibiarkan aj..
Mati mak !!!

9. dog eat dog - Januari 7, 2008

si Djalil ini apa sih masalahnya ? Mau Jilat SBY ya supaya diangkat lagi jadi menteri ? Pengecut sekali anda Djalil.

10. Riena 19 - Januari 8, 2008

Turut “berduka cita’ dengan musibah yang menimpa bpk. wakil presiden Jarwo Kuwat.
smoga kebenaran dapat ditegakkan dan bila memang pak JK tidak bersalah, tayangan News Detik Com dapat dilanjutkan kembali.
Tapi, jangan terlalu banyak guyonnnya dong dan please cari solusi yang baik untuk rakyat kecil yang butuh bantuan tapi tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah RI……. mereka jangan hanya diberi mimpi2 saja.
salam

11. Fadlan - Januari 9, 2008

kalau boleh saya minta alamat redaksi Republik Mimpi ya Om..
Thank..

By Fadlan

12. NoVie - Februari 14, 2008

Q amat sgt terkesan ama effendi ghazali………..Qsk bgt ma news dot com tp knp skrg kok ga da?????????knp ya tayangan yang membangun harus kena masalah sama menterinya????coba kl tayangan horor,porno,dan sok gaul yang merusak mental remaja malah ga digusur ja.liat ja dandanan anak SMA akrg,banyak yang niru Di TV2,memperlihatkan yang sepantasx ga boleh dilihat.pa itu pantes?????? Boleh ga saya minta e_mail?alamatx effendi ghazali??please,saya kan penggemarx………thanx

13. diani - Juni 15, 2008

saya walaupun masih sma tp saya sangat senang melihat republik mimpi terutama saya sangat ngefanz bngetz sm effendy. Tapi knp ko smenjak republik mimpi di ganti dg nama negri impian effendy ga tampil lg?sy sih berharap effendy bisa tampil lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: