jump to navigation

Sepeda Motor, Nyalakan lampu di siang hari! Desember 12, 2006

Posted by Voip Murah in Pendapat.
trackback

Pertama saya melihat papan pengumuman ini rasanya tidak masuk akal kok siang hari bolong lampu sepeda motor dinyalakan…

Safety Riding

Salah satu alasan kenapa peraturan ini dilaksanakan adalah Mobil yang akan berbelok akan mengetahui sepeda motor yang ada dibelakangnya. Peraturan ini dinilai sukses di negara-negara tetangga dalam menekan angka kecelakaan. Misalkan Malaysia dan Singapore.
Namun peraturan ini semakin digalakkan seiring dengan kondisi asap yang yang menebal di 2 negara tersebut dikarenakan kebakaran hutan di Indonesia. Karena sangat tebalnya asap sehingga jarak pandang hanya berkisar 5-10 meter, jadi dengan menyalakan lampu khususnya Fog Lamp (lampu kabut) maka tentukan akan sangat membantu dan mencegah kecelakaan dalam berkendara.
Gambar di ambil di Pekanbaru Mei 2006Di beberapa kota di Indonesia seperti Pekan Baru, Padang, Pontianak, Jambi, Palembang, dll juga telah diterapkan peraturan Nyala Lampu di siang hari bagi sepeda motor pada Bulan Maret-Oktober kemarin dimana “serangan” asap sangat parah

Too late for Jakarta….

Lha kenapa baru sekarang peraturan ini diterapkan di Jakarta, Kalau tidak salah tidak ada asap kebakaran hutan yang menggangu pandangan? Tidak ada badai atau atau Gerhana Matahari sehingga kendaraan (baca : sepeda motor) harus menyalakan lampu? Dimanakah “urgent” nya?

Bertimbangan Teknis & Ekonomi

Dari sisi ekonomi peraturan ini sangat bertentangan dengan semangat penghematan energi. Satu isi Presiden SBY mendengung-dengungkan penghematan energi di semua sektor, sampai-sampai lampu penerangan di jalan-jalan protokol dimatikan pada malam hari. OK.. mungkin ini sangat masuk akal. Lha… ini tiba-tiba ada peraturan Nyala lampu.. apa justru memboroskan energi. Wong Siang Hari Bolong pake lampu!.

Sekarang kita bahas pertimbangan teknisnya, Lampu bolam (hologen) sepeda motor mempunyai jam nyala antara 1000-2000 jam (efektifnya) tergantung dengan kualitas dan mereknya.
Bila sebelumnya pemilik sepeda motor harus mengganti lampu bolam paling cepat 6 bulan sekali dengan memakaian normal 1-2 jam per hari. Dengan adanya peraturan ini jam nyala lampu akan berlipat ganda bisa sampai 3-4 jam sehari. Artinya bisa jadi setiap 2-3 bulan sekali pemilik sepeda motor harus mengganti lampu bolamnya.
Jika harga lampu bolam rata-rata Rp.50 ribu, dan jumlah sepeda motor di Jakarta berkisar 1 juta unit maka uang yang akan terbuang sia-sia adalah Rp 50.000 x 1 juta = Rp. 50 Milyar!!.Yang tadinya hanya 6 bulan sekali sekarang harus mengeluarkan uang sebesar ini hanya 2-3 bulan sekali!! Coba Bayangkan. Belum lagi baterei ACCU (baca: aki), dengan pemakaian selama itu yang tadinya pemilik sepeda motor harus mengganti aki setahun sekali sekarang bisa jadi 6 bulan sekali.

Kalau tidak salah di UUD 45 pemerintah mengeluarkan peraturan perundang-undangan untukkemaslatan Rakyat, BUKAN MENYENGSARAKAN RAKYAT!!!. Harusnya sebelum membuat dan menerapkan peraturan dikaji dengan cermat dan diskusikan dulu dengan rakyat. Belum lagi harga BBM yang sudah mahal…
Tapi saya sadar, Bapak-bapak legislatif di DPR dan Petinggi Kepolisian kan ke kantor nggak pake motor jadi beliau-beliau ini tentunya tidak tahu harga lampu bolam sepeda motor..terang aja…

Lahan Baru buat Pak Polisi

Nah…. baru saya kepikir mungkin ini kenapa peraturan ini “seakan” dipaksakan. Mungkin ada “Udang dibalik batu”. Tentunya ada pihak-pihak yang diuntungkan dalam hal ini. Salah satunya ya petugas jalan raya. Ya dengan semakin ketatnya persaingan antar polisi dan menyempitnya lahan untuk “ngejebak” (baca:menilang) maka dengan adanya peraturan ini menjadi ANGIN SURGA bagi beliau-beliau itu.
Yang tadinya hanya dapat “penghasilan” antara 100-150 ribu sehari (setelah setor ke atasan tentunya) kini dapat meningkatkan penghasilan dengan memberhentikan + menilang lebih banyak lagi sepeda motor yang tidak menyalakan lampu. Banyak di jalan-jalan saya lihat bapak-bapak berseragam itu menghentikan pengendara dan tentunya “ritual” itu dijalankan. Walau kita juga tidak tahu apakah Peraturan Nyala Lampu ini telah di undang-undangkan atau sekedar himbauan. Lha kalau himbauan kan hukumnya tidak wajib, lha lalu kalau buntutnya Tilang, apa ada pasalnya. Kalau tadinya kena tilang mungkin 1 kali setahun, dan setiap ketilang harus bayar 20 ribu sekarang dengan peraturan ini ketilang bisa setiap hari lho….
Mau diajak kemana negara ini kalau aparatnya sudah begitu…(“pening aku, pening aku kata Bang Luhut!”)

Tips Buat Pengendara Motor

1. Bersabar aja, biasa, negara ini anget-anget tahi ayam, tunggu aja nanti 2-3 bulan peraturan ini bakalan tidak diberlakukan lagi.
2. Sewaktu menghidupkan mesin kendaraan jangan lupa menghidupkan lampu, jangan menunggu sampai di depan ada polisi.
3. Kalau sepeda motor anda mempunyai 2 lampu :1 lampu kecil (fog lamp), ke-2 lampu besar. Nyalakan saja lampu kecilnya. Dengan pertimbangannya:

– Lampu kecil ini tidak akan mengambil terlalu banyak arus dari aki (aki nya awet)
– Harganya murah Rp 3000-5000 saja
– Cukup agar anda “nggak kena tilang”

Selamat berkendara, berhati-hatilah, patuhi peraturan lalu lintas, bebas dari “polisi” dan sampai tujuan dengan selamat…🙂

Komentar»

1. Goio - Desember 12, 2006

Permisi, ikut ngomen, mas

humm, dulu aturan ini sempat diterapkan juga di Balikpapan (setahun yang lalu?).. tapi cuman sebagai anjuran… dan pada kenyataan sih banyak yang gak ngikutin anjurannya… seperti aku contohnya😀 …

Di jakarta, kalo dari sisi ku sebagai pengendara motor, terus terang aku emang gak merasa ada guna-nya yang signifikan, tapi gak tau juga untuk para pengendara mobil ya .. lagipula ini cukup berguna untuk membiasakan diri kalo lagi hujan .. sekarang kan (katanya) musim hujan hehehehe…

yah.. sekedar tidak mau skeptis🙂 … ayo semangat rakyat (dan pemerintahan) indonesia! …😀

2. Ikman - Desember 12, 2006

ocree de mbak

3. Goio - Desember 12, 2006

mbak?!?… ngomong ama siapa mas?

4. Ikman - Desember 12, 2006

upss sory, kirain tadi cewek, sekilas di Alvatarnya, kayak cewek.
Maaf mas Goio🙂

5. Goio - Desember 12, 2006

saya anggap itu sebagai pujian dah!😀 …
khebad juga nih mask ikman bisa nebak kelamin dengan seperempat wajah saja hehehe .. cepet amat mbalesnya .. online ni yeee…

oke dah, kapan2 mampir lagi🙂

6. marc - Desember 14, 2006

What you write is so ridiculous…. all over the world everybody knows that with lights on, motorcycle have less accidents and less people dying. It is not the problem of fog or whatever.

If your children read this in 20 years, they will think you were really stupid.

7. iman brotoseno - Desember 15, 2006

waduh kalau urusan lampu saya mah, no comments deh…cuma mendingan menciptakan jalur khusus buat motor, agar nggak campur aduk sama mobil yang tambah ruwet..sumpeeh jumlah motor udah kebanyakan, ( wong cuma modal 150 ribu sebagai uang muka, sudah bisa bawa pulang motor ). ..apa jalur motor digabung sama busway he he

8. zHabReaK - Januari 5, 2007

waduh…waduh…waduh…
saya ketinggalan y🙂 mMm klo menurut saia sech mending da usah ada peraturan kaya gt, la wong saia ga pernah ikutin tuch🙂

9. Ikman - Januari 8, 2007

Kemarin saya lihat di TV, Pemda DKI dan Polda Metro Jaya telah melaksanakan peraturan tentang Nyala Lampu & jalan di sebelah kiri jalan bagi sepeda motor. Jadi ini bukan hanya suatu himbauan namun sudah jadi sebuah peraturan jadi pihak berwenang sudah bisa memberikan pinalti dalam hal ini tilang atau non tilang (damai)
Jadi diharapkan kita mematuhi peraturan demi keselamatan kita dan tentunya stabilitas dompet kita..🙂

10. Izzy - Februari 10, 2007

Peraturan menyalakan lampu bukan di mulai dari negara tetangga yang kena export asap dari Indonesia. Melainkan lebih karena safety-nya. di negara-2 Eropa dan Amerika bahkan udah sejak dulu diberlakukan aturan ini. bahkan motor yang di jual di sana, secara otomatis akan menyala lampunya ketika di start. baik itu siang ataupun malam.
Saya pengemudi mobil, dan saya merasakan manfaat motor menyalakan lampunya. Dan ini memang sangat membantu mengurangi kecelakaan. Saat ini kebanyakan orang belajar mengendarai motor langsung di jalan raya (karena begitu murahnya harga motor skarang ini) tanpa mengetahui aturan lalu lintas. Mereka seenaknya menggunakan jalan tanpa sopan santun. Seharusnya peraturan mesti lebih keras lagi. Di luar negeri tidak ada jalur khusus sepeda motor (yang ada justru jalur khusus sepeda dan pedestarian) tapi pengemudi di sana umumnya sopan-2. Aturan di sana pun lebih keras. Tapi mereka gak pernah mengeluh seperti anda dan gak pernah memprotes. Sebab mereka tau aturan itu untuk keselamatan mereka sendiri. Kalau di sini?

11. purnamabayu - September 6, 2007

saya kurang setuju dengan nyalain lampu disiang hari…. walaupun katanya dapat mengurangi resiko kecelakaan… tp sebenernya kita (baik pengguna motor/mobil) punya etika berkendara yang baik dan tau bagaimana berkendara dengan baik dan benar makanya kita punya SIM,
Tentang nyalain lampu di siang bolong yang terang benderang
itu merupakan pemborosan, baru beberapa bulan nyalain lampu di siang hari eh…… accu saya langsung jebol…, blom ganti lampunya..
saya kan cuma orang kecil, beli accu baru sama aja gak makan seminggu,.. baiknya saran saya kalaupun undang – undang itu jadi, pemerintah harusnya bersikap adil, yah… mungkin dengan memberikan accu dan lampu gratis.. kali ya…., he.he…

12. Ikman - September 7, 2007

#11 purnamabayu & Izzi
Kita lihat memang pemerintah “anget-anget tai ayam”, Setelah beberapa bulan berselang peraturan ini diterapkan, hampir 95% pengendara motor TIDAK menyalahkan lampu. Yang lucu pas “sekebat” melihat bayangan ada PAK POLISI didepan, lampu dinyalain, tapi setelah polisi berlalu lampu langsung dipadamkan.
Memang peraturan dibuat untuk menghasilkan LAHAN baru buat PAK POLISI, kasihan dong BELIAU-BELIAN ini, udah gaji kecil, lahan juga terbatas, makanya KITA HARUS DUKUNG peraturan-peraturan yang MENCIPTAKAN LAHAN_LAHAN baru buat BELIAU-BELIAU itu!!!!!
MERDEKA!!😦 (Sarcastically speaking)

13. soesie - Mei 4, 2010

oh … kalau polisi cari duwit dijalanan mah bukan anget-anget tahi ayam, tanggal tua anget, abis gajian dingin, mau hari raya puanaaaas lagi, heheh………….

14. polisi sampah anjing - September 16, 2011

lampu kecil juga kena tilang mas..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: