jump to navigation

Fenomena Tebar Paku di Jalan Oktober 31, 2006

Posted by Voip Murah in Peristiwa.
trackback

Waktu itu saya memacu motor saya dengan kecepatan sedang 50 km/jam, tiba-tiba saya merasakan getaran tidak enak di bagian belakang motor, “Wah ini pasti ban belakang kempes ni”, saya menepi dan berhenti dipinggir jalan. Setelah ditilik ada 2 paku yang tertancap di ban belakang. Paku paku ini kelihatan masih baru. Sambil geleng-geleng kepala saya bergumam “siapa yah yang jualan material di tengah jalan begini?”

4 kali tertusuk paku

Selama liburan lebaran kemarin 20-29 Oktober 06, saya mengalami pecah ban 4 kali yaitu di Jalan Jembatan 5, Kawasan Binus Kyai Syahdan, Permata Hijau, dan Sudirman Benhil. Dari ke-4 kasus ini ada kesamaan yaitu ban motor saya tertusuk paku yang masih baru dan sekitar 50-100 meter dari tempat kejadian akan “tersedia” tampal ban yang seakan-akan jadi “Dewa Penolong”.

Jadi dapat saya simpulkan paku-paku ini sengaja ditebar oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan yah mungkin oleh Tukang Ban itu sendiri atau memang perampok yang akan ‘menyikat” korbannya bila si korban berhenti karena ban motornya kempes.
Mungkin selama Liburan Lebaran tidak banyak pelanggan yang menggunakan jasa mereka, si mas tambal ban bertindak “Pro Aktif” untuk menghasilkan “income” yang lebih besar.
Seperti perusahaan Anti Virus Komputer yang menyebar virus-virus baru sehingga pada akhirnya pengguna komputer harus membeli update Anti Virus mereka.

Jalan-Jalan Favorite Tertusuk Paku

Daerah yang sering sekali terjadi penebaran paku adalah Jalan Panjang Permata Hijau dari Arah Kebun Jeruk ke Kebayoran Lama dari Carrefour Permata Hijau-Flyover-Sekolah Binus dan Perempatan Kebayoran Lama. Pernah dilain waktu saya lihat ada hampir 10 motor dan 3 mobil mengalami pecah ban hampir disepanjang jalan ini.
Kemudian di jalan Sudirman dari arah Ratu Plaza-Fly over Semanggi-Benhil, khususnya pengendara motor yang melewati di kolong Flyover Semanggi. Biasanya si tukang tambal ban sudah menunggu di bawah kolong ini.
Benar-benar dech,,, keterlaluan!

Tips Bila Ban Kempes

1. Bila ban motor anda tertusuk paku otomatis ban akan kempes lain halnya
ban tubeless yang tidak seketika kempes sehingga pengendara dapat
meneruskan perjalanan untuk mencari lokasi tambal ban atau bengkel
yang benar-benar aman.
Yach kalau ban kempes anda harus segera berhenti jangan meneruskan
perjalanan karena bila anda meneruskan memacu motor dalam keadaan
ban kempes selain berbahaya dapat mengakibatkan kondisi ban dalam
akan semakin parah, bila paku masih tertancap di ban, dapat
merusak bagian ban dalam yang lain sehingga bila tadinya lobang satu
bisa jadi 2 tau 3.
Coba lihat pada ban yang kempes apakah paku masih tertancap
di ban, bila mampu dapat anda dapat mencabut paku itu agar
tidak mengenai bagian ban yang lain.

2. Tuntutlah motor kalau ada teman suruhlah teman untuk
membantu mendorong untuk meringankan beban anda (berat men!)
atau ada dapat menghidupkan mesin gear-1 untuk membantu
motor melaju.

3. Tengok kiri kanan apakah ada tambal ban di kiri kanan jalan.
Biasanya bila anda berpapasan dengan pengendara motor lain,
mereka akan menunjukan tambal ban terdekat

4. Setelah menemukan tambal ban tunjukan ban mana yang
kempes dan jangan lupa panggil Abang Tukang Tambal dengan
sebutan “LAY” biar lebih akrab dan siapa tahu dapat discount!.
Jalan lupa ubah logat bahasa anda menjadi Betawi Tulen
atawa Batak untuk menunjukan bahwa anda orang gaul

5. Si Abang Tukang Ban akan memeriksa dan memperbaiki
ban yang kempes. Bila hanya 1-2 lobang dapat ditambal
menggunakan tambal api dimana bagian lobang ban dalam
di tempelkan dengan guntingan kecil karet kemudian
dipanaskan beberapa menit sehingga bagian itu merekat
sempurna pada ban. Biasanya proses ini memakan
waktu 1/2 jam lebih.
Tambal ban bok!

Ada juga tambal ban yang menggunakan sistem lem dimana
bagian ban dalam yang pecah ditempel dengan lem dan
direkatkan dengan material khusus, proses ini lebih singkat
sekitar 15 menit tetapi kekuatan tambalan lebih rendah kualitasnya
ketimbang tambal api.
Tetapi bila kondisi ban tidak bisa ditambal lagi : lobang nya terlalu
banyak atau ban dalam terbelah maka si abang akan
merekomendasikan untuk mengganti ban yang baru
yang harganya akan jauh lebih mahal dari toko ban.
Contoh untuk ban dalam ukuran 3.00/18 dapat seharga
40 Ribu dimana di toko hanya 15 Ribu dan mereknya juga nggak jelas.
Si empuhnya motor pasti tidak punya pilihan lain selain
menerima tawaran si abang.
Yang lebih kurang ajar lagi ditempat-tempat tertentu si abang tambal
ban tidak mau menambal tetapi langsung menawarkan
ganti ban baru dengan alasan tidak ada spritus, tidak ada lem lha.

Untuk ban tubeless proses penambalan jauh lebih cepat dan mudah, lobang yang terkena paku di isi semacam khusus sehingga menutupi lobang tersebut dan sekejap ban tidak lagi bocor dan siap dipakai kembali. Tetapi biasanya ban tubeless berharga mahal dan harus ditunjang dengan velg racing karena ban tubeless tidak bisa dipakai dengan velg jari-jari.

6. Ongkos Tambal Ban
Untuk satu lobang yang ditambal si abang akan membebankan
biaya sebesar 6000 s.d 8000 tergantung dengan tempat.
Bila ada banyak tukang tambal ban disekitar harga akan lebih murah yach
azas Supply and Demand lha!.

7. Jangan lupa ucapkan terima kasih dan sampai ketemu lagi!

Tindakan Preventif

Bila mungkin gunakan ban tubeless sehingga ban tidak langsung kempes bila tertusuk paku dan anda dapat mencari tempat yang lebih aman untuk berhenti.

Bawahlah ban dalam serep, anda dapat meminta di abang untuk mengganti ban dengan ban serep yang anda bawah dengan ongkos yang lebih murah (5 ribuan) dan waktu yang singkat

Jalan melewati jalur sangat ke kiri, karena biasanya banyak paku yang disebar di bagian jalan ini yang biasa dilewati oleh sepeda motor.

Berdoa sebelum perjalanan sehingga anda dapat dijauhkan dari musibah salah satunya pecah ban.

Komentar»

1. rizka - November 1, 2006

Karena gue seringkali naek motor, Thank u ya tips-tips yang sangat berguna ini Masalah sekarang ini adalah, ban motor gue belum pake ban tubles. Repot juga ya kalo kebetulan motor gue yang tertusuk paku. Mudah-mudahan jangan kena paku deh…

Salam kenal…

tiyo - Agustus 3, 2009

kalo ngak kena paku trus kena apa dunk bisa bisa malah meletus banya heheheheheehe ya kan ban bocor it ngak semuanya di sebabkan oleh paku bisa juga dari banya yang sudah jelek atau sudah tipis

2. ikman - November 1, 2006

Gk usah dipaksakan menganti velg jari2 ke racing, mungkin cara yang paling effektif adalah selalu membawa ban dalam serep dimotor anda, jadi pas ban tertusuk paku, anda hanya minta tkg tambal untuk mengganti ban dalam. Cara ini lebih cepat dan murah.
Lain kali anda dapat menambal ban yang terkena paku ditempat & waktu yang lain.

3. ikman - November 2, 2006

Sebagai informasi tambahan:
2 hari terakhir ini (1-2 Nov 06) setiap pagi saya melewati Jalan panjang Fatmawati dari Arah Permata Hijau-Kebayoran lama. Di sepanjang jalan dari Carrefour-Flyover Permata Hitau-Perempatan Kebayoran Lama. Masih banyak pengendara motor dan mobil yang tertusuk paku.
Pagi ini (2 Nov 06) saya saya lihat lebih dari 5 pengendara motor dan 2 mobil yang berhenti karena ban bocor tertusuk paku.
Agar pengguna jalan ini dapat berhati-hati!

4. ikman - November 2, 2006

ini ada informasi yang senada dari blog teman tetang jalan-jalan di Jakarta yang sering ditebar paku
http://stevensmac.wordpress.com/2006/07/18/ranjau-di-jalan-raya-waspadalah-d/

5. thio sunaryo - Desember 19, 2006

Saya juga pengguna motor, dan mengharapkan adanya perang melawan paku-paku tersebut, mungkin koordinasi antara klub2 motor untuk melakukannya.

6. Ikman - Desember 19, 2006

Ok de, sudah banyak usaha dari pihak kepolisian atau pihak pengguna jalan, namun karena luasnya jalan di Jakarta tidak semua jalan dapat di sisir.
Hal preventif dapat dimulai dari kita pengguna jalan dengan melaporkan apabila melihat atau mengetahui kejadian ini

7. Ari - Januari 8, 2007

saya udah 2 kali bocor ban, kejadiannya di jalan gatot subroto, atau di antara RS. Medistra sampai Tebet, biasanya setelah bocor pasti di Tambal ban jalan MT. Haryono yang hampir ke cawang pasti rame, kira-kira 5 motor ada.daerah ini sering banget kejadian, cuma kok gak ada dari pihak aparat yang bertindak yah..soalnya selain merugikan, harganya ditembak, buat tambal 15.000, buat ganti ban dalam ukuran 2.25 bisa sampai 45.000.bener kata ikman, mendingan bawa ban serep.

8. triantoro - Agustus 3, 2009

buat bengkel tambal ban jangan suka masangin paku di jalan lho dapat membhayakan perjalanan orang lain toh ngak masangin paku aja penghasilanya udah banyak…cz banyak orang sukses dari tambal ban karena sekarang sudah banyak kendaraan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: